jelajah jakarta

Tentang

Tentang Jelajah Jakarta

Satu peta, seribu cerita. Sebuah pintu masuk yang rapi untuk menjelajahi dan memahami Jakarta—dibuat sebagai proyek pribadi sekaligus portofolio.

Kenapa dibuat?

Informasi tentang Jakarta hari ini tersebar sebagai tumpukan artikel yang sulit ditelusuri. Padahal kota ini punya destinasi, sejarah, dan budaya yang layak disajikan dengan lebih baik. Jelajah Jakarta mencoba menjawabnya lewat tiga hal:

  • Jelajah — peta interaktif berisi tempat-tempat nyata yang bisa disaring sesuai minat, lalu dibuka langsung di aplikasi peta favoritmu.
  • Belajar — bacaan ringkas soal sejarah Jakarta dan kebudayaan Betawi, ditulis agar mudah dicerna.
  • Kuis & flashcard — cara aktif untuk menguji dan mengingat apa yang kamu pelajari.

Cakupannya seluruh Jakarta, dengan penekanan khusus pada Jakarta Selatan.

Hubungannya dengan Abang None

Proyek ini juga lahir sebagai alat belajar menuju pemilihan Abang None Jakarta—ajang duta wisata yang bermula pada 1968 di era Gubernur Ali Sadikin sebagai upaya menemukan “wajah Jakarta”, dan kini menjelma menjadi barisan duta budaya kota. Materi yang dipakai untuk berlatih ternyata bermanfaat juga bagi siapa pun yang ingin mengenal Jakarta.

Baca kisah lengkap Abang None →

Sumber & atribusi

Materi sejarah, budaya, dan pariwisata di situs ini disarikan dan ditulis ulang (diparafrasekan) dari Buku Panduan Pemilihan Abang None Jakarta Selatan 2026. Teks disusun sebagai konten orisinal; sumber tetap dicantumkan pada setiap artikel.

Foto dan gambar menggunakan karya milik sendiri atau materi berlisensi terbuka—bukan menyalin gambar dari buku panduan.

Identitas visual mengacu pada sistem city branding +Jakarta (font Plus Jakarta Sans dan palet Warna Menor).

Catatan: Jelajah Jakarta adalah proyek independen dan tidak berafiliasi resmi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Disparekraf, maupun penyelenggara Abang None Jakarta.

Dibangun dengan

Next.js · TypeScript · Tailwind CSS · Plus Jakarta Sans · MapLibre GL.